JABARKINI.ID - Bupati Bandung HM Dadang Supriatna meninjau langsung sejumlah titik yang direncanakan menjadi lokasi penanganan persoalan banjir melalui program Pentahelix di wilayah Desa Ciheulang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Kamis (10/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Bupati Bandung di Kecamatan Ciparay. Dalam peninjauan itu, Dadang Supriatna didampingi Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bandung Haji Tarya serta unsur Forkopimcam Ciparay.
Bupati mengatakan, program Pentahelix akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, TNI-Polri, pemerintah desa, masyarakat hingga unsur lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan persoalan banjir yang selama ini terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung.
“Ini kita akan kerjakan dengan program Pentahelix di lima titik lokasi. Secara teknis nanti akan disampaikan kepada Bapak dan Ibu sekalian,” ujar Dadang.
Menurutnya, penanganan awal akan difokuskan di wilayah Ciheulang. Namun, sebelum pekerjaan dimulai, pemerintah daerah akan melakukan sinkronisasi program agar tidak terjadi tumpang tindih dengan program pemerintah pusat maupun daerah.
Dadang mengungkapkan, sejumlah wilayah dari Ciheulang hingga Cikopo telah masuk dalam program daerah irigasi. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Bandung telah mengusulkan anggaran penanganan daerah irigasi dengan nilai mencapai sekitar Rp947 miliar.
“Untuk tahun ini, insya Allah kalau tidak ada gangguan, sekitar Rp334 miliar,” katanya.
Ia menyebut terdapat ratusan daerah irigasi yang menjadi perhatian pemerintah, termasuk kawasan yang berkaitan dengan sistem irigasi Citarum dan jaringan irigasi lainnya.
Karena itu, Dadang meminta agar rencana Pentahelix di tingkat Kabupaten Bandung diselaraskan dengan program yang dilaksanakan Balai Wilayah Sungai (BWS) maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR).