JABARKINI.ID - Jajaran Polsek Majalaya dan Polresta Bandung melaksanakan prarekonstruksi dalam dugaan perkara tindak pidana penganiayaan terhadap korban Agus Firmansyah (38). Agus adalah warga Kampung Sukatinggal Desa  Cinanggela Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung. Ia diduga korban penganiyaan yang dilakukan oleh para pelaku yang saat ini sedang dalam Iidik polisi. 

Prarekonstruksi dilaksanakan di sekitar depan Kantor Desa Wangisagara Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung pada Sabtu (28/3/2026) dini hari sekitar pukul 02.45 WIB hingga selama sekitar satu jam kemudian. 

Pelaksanaan prarekonstruksi untuk mengungkap fakta yang sebenarnya terkait peristiwa dugaan tindak pidana penganiyaan yang dialami Agus pada malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu (20/3/2026) pagi sekitar pukul 03.00 WIB lewat. 

Pantauan di lapangan, jajaran Polsek Majalaya dan Polresta Bandung melaksanakan prarekonstruksi dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi dengan memperagakan bagaimana gambaran saat kejadian tersebut saat Agus berada di depan Kantor Desa Wangisagara. 

Pelaksanaan prarekonstruksi ini untuk mengungkap fakta yang sebenarnya yang telah terjadi dalam peristiwa yang dialami Agus dan Ilham alias Deden tersebut. 

Sebab, dugaan terjadi tindak pidana penganiayaan yang dialami Agus, ketika Agus bersama dengan saudaranya Ilham alias Deden. Dengan harapan perkara ini bisa terungkap secara terang benderang.

Pelaksanaan prarekonstruksi dalam perkara dugaan tindak pidana ini sebagai upaya lidik petugas kepolisian. Hal ini untuk menindaklanjuti laporan polisi atas nama Ayu Nika Santiani, adik kandung korban Agus Firmansyah ke Polsek Majalaya pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

Kuasa hukum korban, Steven Izaac Risakotta, SE. SH. MH. C. Med., menjelaskan bahwa mengetahui kejadian yang dialami Agus Firmansyah dan Ilham alias Deden pada malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/19-20 Maret 2026 itu, saat ia sedang berada di Bandung ditelpon oleh adik korban Agus, Ayu yang menyebutkan kakaknya dikeroyok. 

"Saya disuruh dan diminta tolong kalau boleh ke Majalaya, ke klinik. Tapi klinik apa saya kurang monitor juga. Akan tetapi katanya di Desa Wangisagara. Saya telp saudara Bu Ayu, namanya Bu Bela. Yang mana informasi bahwa Agus ini sudah sekarat dan koma.