JABARKINI.ID – Semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat kembali ditunjukkan oleh warga RW 09 RT 01 Kampung Bojong Citepus, Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.
Bersama Karang Taruna Lembayung Sari, mereka secara swadaya melaksanakan pengecoran jalan lingkungan sepanjang lebih dari 200 meter dengan lebar lebih dari dua meter guna meningkatkan aksesibilitas, keamanan, serta mendukung aktivitas perekonomian masyarakat.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Ketua Karang Taruna Lembayung Sari Bojong Citepus, Irpan Permana. Pengecoran dilakukan secara gotong royong sebagai bentuk kepedulian warga terhadap kondisi infrastruktur lingkungan yang selama ini membutuhkan perbaikan.
Ketua Umum Gerakan Masyarakat KDM (GEMA KDM), Porta Kabayan, S.E., yang hadir meninjau langsung lokasi pengecoran pada Senin (27/7/2026), memberikan apresiasi atas semangat dan kekompakan masyarakat dalam membangun lingkungannya secara mandiri.
"Aksi swadaya ini merupakan bukti nyata ketangguhan dan kepedulian masyarakat terhadap fasilitas publik di lingkungannya. Meskipun program pembangunan pemerintah mungkin belum menjangkau kawasan ini, warga tidak lantas patah semangat. Mereka justru bergotong royong membangun jalan sepanjang lebih dari 200 meter demi kepentingan bersama," ujar Porta.
Menurutnya, semangat kebersamaan seperti ini patut menjadi contoh bagi daerah lain karena menunjukkan bahwa pembangunan dapat dimulai dari partisipasi aktif masyarakat.
Ia berharap pengerjaan jalan tersebut dapat berjalan lancar hingga selesai dan memberikan manfaat nyata bagi warga, terutama dalam memperlancar mobilitas serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan di kawasan permukiman.
Porta juga berharap pemerintah dapat lebih hadir dan dekat dengan masyarakat sehingga berbagai kebutuhan infrastruktur dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.
"Dengan inisiatif yang sangat baik ini, kami berharap aparat pemerintahan semakin peduli dan lebih dekat dengan masyarakat, sehingga berbagai kebutuhan warga dapat langsung didengar dan dilihat di lapangan," katanya.
