JABARKINI.ID – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar II sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung, H. Saeful Bachri, S.H., M.A.P., menegaskan komitmennya untuk mengawal secara ketat pelaksanaan dan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, agar benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat.
Penegasan tersebut disampaikan Saeful Bachri dalam kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan yang dirangkaikan dengan silaturahmi menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriyah, di Aula Graha Macan, Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung, Baleendah, Senin (9/2/2026).
Di hadapan jajaran pengurus, kader, serta tokoh masyarakat, Saeful Bachri menyatakan bahwa fungsi pengawasan DPRD tidak boleh berhenti pada tataran administratif, melainkan harus menyentuh langsung dampak kebijakan dan anggaran terhadap kehidupan masyarakat.
“Pengawasan anggaran tidak boleh hanya formalitas. DPRD harus memastikan setiap rupiah APBD 2026 benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan untuk proyek seremonial atau kepentingan segelintir pihak,” tegas Saeful Bachri.
Menurutnya, Tahun Anggaran 2026 merupakan fase krusial bagi pembangunan Kabupaten Bandung, terutama pada sektor infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Ia menekankan bahwa DPRD Jawa Barat, khususnya Fraksi Partai Demokrat, akan bersikap kritis terhadap setiap kebijakan pemerintah daerah yang dinilai tidak pro-rakyat.
Saeful Bachri juga menegaskan bahwa Partai Demokrat berkomitmen menjadi penyeimbang kekuasaan dan saluran aspirasi masyarakat, terutama menjelang momentum Ramadhan yang sarat dengan nilai keadilan sosial dan kepedulian terhadap kelompok rentan.
“Ramadhan mengingatkan kita bahwa kekuasaan dan anggaran harus dikelola dengan amanah. Partai Demokrat akan berdiri di barisan rakyat, mengawal kebijakan agar tidak menyimpang dari tujuan kesejahteraan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut menghadirkan Al Mukarom Ustadz Syarif Hidayatulloh, Pimpinan Pondok Pesantren Syarif Hidayatulloh Kertasari, yang menyampaikan tausiah tentang pentingnya integritas, kesederhanaan, dan keadilan dalam kepemimpinan, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
