JABARKINI.ID – Warga Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, digemparkan oleh penemuan seorang bayi perempuan yang diduga dibuang oleh orang tuanya di area pesawahan Kampung Elos, RT 004 RW 001, Desa Cijagra, Kecamatan Paseh, Kamis (25/12/2025) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan dalam kondisi masih hidup, terbungkus plastik berwarna hitam, dan diletakkan di area persawahan yang biasa dilalui warga setempat.

Informasi awal penemuan bayi diketahui oleh Sdri. Emas (49), seorang ibu rumah tangga warga Kampung Sukasari, RT 001 RW 014, Desa Mekarpawitan, Kecamatan Paseh. Ia mengaku mendapat kabar dari warga sekitar mengenai adanya bayi yang ditemukan di lokasi tersebut.

“Mendapat informasi dari warga, saya langsung mengecek ke lokasi. Setelah dilihat, ternyata benar ada bayi perempuan yang dibungkus plastik hitam dan masih hidup,” ujar Sdri. Emas kepada petugas.

Setelah memastikan kebenaran informasi tersebut, Sdri. Emas segera melaporkan kejadian itu kepada Ketua RW setempat, yang kemudian diteruskan kepada Kepala Desa Cijagra. Warga sekitar pun mulai berdatangan ke lokasi penemuan, namun situasi tetap kondusif.

Sekitar pukul 06.30 WIB, Polsek Paseh menerima laporan resmi terkait penemuan bayi tersebut. Petugas piket fungsi Polsek Paseh langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan pengamanan.

Petugas mendapati bayi perempuan tersebut dalam kondisi hidup meski berada dalam balutan plastik. Demi keselamatan dan kesehatan bayi, petugas segera mengevakuasi korban dan membawanya ke RSUD Majalaya untuk mendapatkan perawatan serta penanganan medis secara intensif.

Kapolsek Paseh, AKP Hario Edi Wibowo, SH, membenarkan adanya peristiwa penemuan bayi tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah awal penanganan, termasuk evakuasi korban serta pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi.

“Bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan dalam keadaan hidup dan langsung dibawa ke RSUD Majalaya untuk mendapatkan perawatan medis. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut,” ujar AKP Hario. Saat dikonfirmasi Awak Media Jum'at (26/12/2025).