JABARKINI.ID — Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu kembali memicu meluapnya Sungai Cisunggalah dan menyebabkan banjir di Kecamatan Majalaya dan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Rabu (11/3/2026) petang. 

Luapan air bahkan membuat sejumlah rumah warga jebol dan ratusan rumah lainnya terendam.

Banjir mulai terjadi sejak menjelang malam, sekitar pukul 18.00 WIB. Air dengan cepat meluap ke permukiman warga dan akses jalan utama setelah debit Sungai Cisunggalah meningkat drastis.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung, Beny Sonjaya, mengatakan tim BPBD bersama unsur dinas terkait dan relawan langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat serta asesmen terhadap dampak bencana.

“Petugas langsung melakukan evakuasi warga terdampak dan pendataan kerusakan. Sejumlah rumah mengalami kerusakan berat akibat jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah,” kata Beny, Kamis (12/3/2026).

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meskipun puluhan warga harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Menurut Beny, banjir di wilayah Solokanjeruk terjadi sekitar pukul 18.40 WIB dan paling terdampak berada di Desa Panyadap RW 04. Banjir dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kawasan hulu sejak pukul 17.00 WIB.

“Curah hujan tinggi di wilayah hulu menyebabkan Sungai Cisunggalah meluap sekitar pukul 18.10 WIB. Debit air meningkat signifikan, diperparah sedimentasi dan penyempitan alur sungai di wilayah hulu maupun hilir,” jelasnya.

Genangan air di kawasan terdampak tercatat memiliki tinggi muka air antara 40 hingga 100 sentimeter. Sedikitnya 20 kepala keluarga atau sekitar 85 jiwa terdampak langsung, sementara tiga unit rumah dilaporkan jebol akibat terjangan arus air.