JABARKINI.ID – Sebuah dump truck pengangkut pasir terguling dan terbalik di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di depan Komplek Panyileukan, Kota Bandung, Selasa (3/2/2026) pagi. Insiden ini menyebabkan kemacetan panjang di jalur tersebut.

Truk tronton bernomor polisi Z 9059 GZ yang melaju dari arah timur menuju barat itu diduga terguling sekitar pukul 07.00 WIB. Hingga berita ini diturunkan, penyebab kecelakaan masih belum diketahui secara pasti, termasuk ada atau tidaknya korban jiwa.

Akibat kecelakaan tersebut, badan truk melintang dan menutup jalur lambat, sementara muatan pasir tumpah dan memenuhi sebagian badan jalan. Kondisi ini memaksa kendaraan dari arah timur ke barat hanya melintas melalui jalur cepat.

Pantauan di lokasi hingga pukul 08.00 WIB, truk belum dievakuasi. Arus lalu lintas pun tersendat, terlebih karena kejadian berlangsung pada jam sibuk pagi saat volume kendaraan sedang tinggi.

Sejumlah pengendara yang terjebak kemacetan menyayangkan masih banyaknya truk besar yang melintas di jalur tersebut pada jam-jam padat.

“Ini harus jadi perhatian aparat terkait. Kenapa truk-truk besar, terutama pengangkut tanah dan pasir, masih lalu lalang pada jam sibuk seperti pukul 07.00–08.00 dan sore hari pukul 16.00–17.00,” ujar Rudi Wahyudi, warga Cinunuk.

Rudi mengaku kerap melihat truk pengangkut tanah melintas di jalur Cileunyi–Bundaran Cibiru–Soekarno-Hatta pada jam-jam sibuk. Menurutnya, kondisi tersebut bukan hanya memicu kemacetan, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Jam segitu pasti kendaraan padat. Kalau truk besar tetap melintas, selain macet, juga rawan kecelakaan. Harusnya ada pembatasan jam operasional,” tegasnya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penanganan dan penyebab kecelakaan tersebut.