JABARKINI.ID – Dewan Pimpinan Daerah Yayasan Gugus Antisipasi Narkotika Nusantara (DPD YGANN) Provinsi Jawa Barat terus memperkuat langkah strategis dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui sinergi lintas lembaga, Senin (13/04/2026).

Komitmen tersebut mengemuka dalam kunjungan silaturahmi Ketua Dewan Pakar DPP YGANN, Assoc. Prof. Dr. Musa Darwin Pane, S.H., M.H., ke Sekretariat DPD YGANN Jawa Barat. Dalam pertemuan itu, ia disambut langsung oleh Ketua DPD YGANN Jawa Barat, Yanto Dharma Gunawan.

Dalam arahannya, Assoc. Prof. Dr. Musa Darwin Pane, S.H., M.H. menegaskan pentingnya membangun kolaborasi yang solid antara DPD YGANN Jawa Barat dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat, Kepolisian Daerah Jawa Barat, serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Menurutnya, sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, Jawa Barat memiliki tingkat kerawanan yang tinggi terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Kondisi ini semakin diperparah dengan maraknya peredaran obat-obatan ilegal yang belakangan menjadi perhatian serius.

“DPD YGANN Jabar harus mampu mengambil peran aktif melalui berbagai aksi nyata, terutama dalam edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Yanto Dharma Gunawan menyambut baik arahan tersebut dan menegaskan komitmennya untuk memperkuat struktur organisasi serta meningkatkan intensitas kegiatan sosialisasi kepada masyarakat.

Ia juga berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya Gubernur Jawa Barat, dapat segera menjalin kolaborasi konkret bersama DPD YGANN dalam upaya bersama memberantas penyalahgunaan narkotika di wilayah Jawa Barat.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan organisasi masyarakat, diharapkan upaya pencegahan narkotika di Jawa Barat dapat berjalan lebih efektif, masif, dan berkelanjutan.**