JABARKINI.ID – Dalam suasana duka akibat musibah kebakaran yang melanda, Pemerintah Desa Biru, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, menunjukkan aksi cepat dan tanggap. Kepala Desa Biru, H. Hari Hardiawan, langsung turun tangan membantu warganya yang terdampak.

Musibah kebakaran tersebut terjadi pada Jumat malam, 16 Agustus 2025, sekitar pukul 22.45 WIB, di wilayah Cidawolong RT 03/RW 17. Salah satu rumah yang terdampak paling parah adalah milik Bapak Maman. Api yang berkobar hebat menyebabkan kerusakan struktural berat, menjadikan rumah tersebut tidak lagi layak huni.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Desa Biru segera mengerahkan tim relawan dan melibatkan masyarakat sekitar untuk melakukan penilaian kerusakan pada Sabtu pagi, 17 Agustus. Hanya berselang tiga hari setelah kejadian, pada Selasa, 19 Agustus, tim telah mengidentifikasi kerusakan secara menyeluruh dan mulai melakukan perbaikan rumah korban.

Tak hanya pihak desa, masyarakat pun menunjukkan solidaritas yang luar biasa. Warga bergotong royong membantu proses pembersihan puing-puing serta perbaikan rumah Bapak Maman. Bantuan yang datang tidak hanya berupa tenaga, tetapi juga dalam bentuk material bangunan dan logistik.

“Saya tidak tahu harus berbuat apa tanpa bantuan dari Kepala Desa dan warga. Mereka datang membantu saya di saat-saat paling sulit,” ujar Bapak Maman haru, yang kini untuk sementara tinggal di rumah kerabatnya.

Aksi cepat tanggap ini menjadi bukti kuatnya nilai gotong royong di Desa Biru. Kepala Desa H. Hari Hardiawan juga menegaskan bahwa penanganan bencana tidak hanya berhenti pada perbaikan fisik.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan bencana di desa. Ke depan, kami akan mengadakan pelatihan kebencanaan dan sosialisasi tentang pencegahan serta penanggulangan bencana kepada masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Desa Biru juga menggandeng pihak terkait untuk memberikan bantuan teknis dan logistik selama masa rehabilitasi berlangsung. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam membangun ketangguhan desa menghadapi situasi darurat.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh warga akan pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran serta pentingnya mitigasi bencana. Kini, masyarakat Desa Biru semakin sadar bahwa persiapan dan kerja sama adalah kunci untuk bangkit dari musibah.