JABARKINI.ID — Tragedi memilukan terjadi di Desa/Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. Dua orang dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus Sungai cimalabar ciapus pada Rabu (15/4/2026) sore.

Kedua korban diketahui merupakan siswi dan petugas keamanan (satpam) SMAN 1 Banjaran, yakni Gina Lintang (18) dan Agus Sutisna (52).

Jasad Gina ditemukan pada hari kejadian dalam kondisi tersangkut di sekitar Jembatan Cipaku. Sementara itu, jasad Agus ditemukan keesokan harinya, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 10.40 WIB di Kampung Badra, RW 09, Desa Tarajusari, Kecamatan Banjaran.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung, Diki Sudrajat, membenarkan kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Jasad Gina ditemukan tersangkut di Jembatan Cipaku. Sedangkan jasad Agus ditemukan di Kampung Badra, Desa Tarajusari, di aliran Sungai Citepus,” ujar Diki saat dikonfirmasi.

Sebelumnya, sebanyak enam warga dilaporkan terseret arus Sungai cimalabar ciapus sekitar pukul 15.42 WIB. Dari jumlah tersebut, empat orang berhasil selamat, sementara dua lainnya ditemukan meninggal dunia.

Para korban merupakan warga Kampung Girang Deukeut, RT 02/RW 09, Desa/Kecamatan Banjaran. Mereka di antaranya Indra, Ja A, Wildan, Agus Sutisna, Gina Lintang, serta Ersih (ayah Gina).

Kronologi Kejadian

Diki menjelaskan, peristiwa bermula saat Gina Lintang mendatangi lokasi untuk melihat kondisi banjir di bantaran Sungai cimalabar ciapus  .