JABARKINI.ID – Banjir meluas di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung pada Sabtu (11/4/2026) malam hingga Minggu (12/4/2026) pagi. Selain Bojongsoang, Baleendah, Dayeuhkolot, Majalaya, Solokanjeruk, dan Cangkuang, banjir juga merendam wilayah Rancaekek dan Cikancung.
Di Rancaekek, ratusan rumah warga terdampak akibat meluapnya Sungai Cikeruh dan Sungai Citarik. Genangan terjadi di sejumlah titik, di antaranya kawasan Kaum dan Dangdeur (pasar) Desa Bojongloa, Buahdua, Rancabatok, serta Desa Rancaekek Wetan.
Tak hanya itu, luapan dua sungai tersebut juga merendam permukiman warga di Desa Sukamanah. Hingga Minggu pagi, kondisi banjir dilaporkan masih terus meluas.
“Betul, akibat meluapnya Sungai Cikeruh dan Citarik, ratusan rumah di Desa Sukamanah terendam,” ujar tokoh masyarakat setempat, Atep R.
Ia menyebut, wilayah terdampak meliputi RW 04, 05, 06, 08, dan RW 10 dengan ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 60 sentimeter.
“Banjir saat ini masih membesar dan meluas,” tambahnya.
Sementara itu di Kecamatan Cikancung, tepatnya di kawasan Ciluluk, genangan air merendam Jalan Cicalengka–Majalaya sehingga mengganggu akses lalu lintas warga.
Di wilayah Solokanjeruk, tanggul Sungai Cisungalah kembali dilaporkan jebol. Peristiwa terjadi di perbatasan Kampung Puja Pengkolan, Desa Panyadap, sekitar pukul 19.30 WIB.
Jebolnya tanggul dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi sejak sore hari yang menyebabkan debit air sungai meningkat drastis. Tekanan air yang besar membuat tanggul tak mampu menahan arus.
