JABARKINI.ID – Pemerintah Desa Neglasari, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) Tahun 2025 dan pemberian insentif RT/RW di Aula Gedung Desa Neglasari, Jumat (17/10/2025).

Kegiatan tersebut menjadi forum strategis bagi pemerintah dan masyarakat dalam merumuskan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026, guna mewujudkan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan berkelanjutan.

Turut hadir Camat Ibun, Ahmad Rifai, S.IP, Kepala Desa Neglasari Atep Rodiana, beserta perangkatnya, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta perwakilan dari 33 RT dan 13 RW. Para ketua RT/RW dan kader desa membawa aspirasi masyarakat dari wilayah masing-masing agar setiap kebutuhan dan gagasan warga tersampaikan.

Acara berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Kehadiran unsur keamanan seperti Bhabinkamtibmas dan Babinsa turut menciptakan suasana aman dan kondusif.

Dalam sambutannya, Camat Ibun, Ahmad Rifai menekankan, pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat desa dalam menentukan arah pembangunan.

" Pembangunan tidak akan berjalan maksimal tanpa partisipasi masyarakat. Pemerintah hadir untuk memfasilitasi dan mendukung setiap aspirasi warga,". Ujarnya.

Peserta Musrenbang menyampaikan berbagai usulan, mulai dari peningkatan infrastruktur jalan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penguatan sektor pendidikan dan kesehatan. Semua usulan tersebut akan ditinjau dan dianalisis untuk dimasukkan ke dalam RKPDes 2026.

" Musrenbang bukan sekadar agenda rutin, tetapi wadah bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan desa,". Imbuh Ahmad 

Sementara itu, Kepala Desa Neglasari, Atep Rodiana, menjelaskan bahwa total panjang jalan desa di Neglasari mencapai 12 kilometer, dan sebagian masih perlu perbaikan. Ia juga mengungkapkan bahwa jalan kabupaten yang melintasi wilayahnya belum mengalami pembangunan selama tiga tahun terakhir, menjadi perhatian serius bagi warga.