JABARKINI.ID – Memasuki musim hujan, lingkungan Asrama Yonif 330/TD terlihat lembap dengan dedaunan basah dan hawa pagi yang berkabut tipis. Kondisi tersebut menjadi salah satu pemicu berkembangnya populasi nyamuk, terutama jenis yang membawa penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria. Selsa (18/11/2025)
Sebagai langkah antisipasi, prajurit Yonif 330/TD melalui personel kesehatannya melaksanakan kegiatan fogging di seluruh area asrama pada Selasa pagi. Kegiatan diawali dengan briefing singkat yang dipimpin Baminkes Yonif 330/TD, Sertu Ojang Suganjar, di depan Klinik Yonif 330/TD. Briefing tersebut mencakup pengecekan peralatan, penggunaan APD, serta penentuan titik sasaran fogging.
Personel kesehatan kemudian bergerak ke sejumlah lokasi rawan seperti area barak, kamar mandi, selokan, mess, perkantoran, serta sudut-sudut bangunan yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Asap fogging tampak menyelimuti sejumlah area, sementara prajurit lainnya turut mengamankan lokasi selama proses berlangsung.
Danyonif 330/TD, Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono, S.M., menjelaskan bahwa kegiatan fogging merupakan upaya nyata dalam menjaga kesehatan prajurit dan keluarga besar satuan.
“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk tanggung jawab kami untuk menciptakan lingkungan yang sehat. Kesiapan fisik prajurit dimulai dari lingkungan yang bersih dan aman, terutama saat musim hujan. Cegah lebih awal lebih baik,” ungkap Danyon.
Ia menegaskan bahwa kesehatan prajurit merupakan bagian penting dari kesiapan satuan dalam menjalankan tugas pokok. Oleh karena itu, langkah pencegahan seperti fogging menjadi kegiatan yang terus dioptimalkan.
Kegiatan fogging ini juga merupakan bagian dari kepedulian Tri Dharma terhadap kesehatan keluarga besar Yonif 330/TD.
“Fogging bukan gaya hidup. Ini langkah peduli,” tutupnya.
KUJANG…!!!
