JABARKINI.ID – Upaya pencarian terhadap seorang bocah yang hanyut di Sungai Cimanuk akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR Kompi 1 Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Jum'at pagi (20/02/2026), sekitar dua kilometer dari titik awal diduga terjatuh.
Korban diketahui bernama Asep Supriatna. Peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis, 19 Februari 2026 sekitar pukul 09.00 WIB di kawasan bantaran Sungai Cimanuk, Kabupaten Garut.
Menurut keterangan keluarga, saat kejadian korban tengah berada di sekitar tangga tepi sungai. Ibunya, Dewi Yulianti, sempat melihat korban turun ke arah tangga. Namun tak lama kemudian, anak tersebut sudah tidak terlihat dan diduga terpeleset lalu terseret arus sungai yang saat itu cukup deras.
Mendapat laporan warga, Tim SAR Kompi 1 Batalyon D Pelopor yang dipimpin Danton Penugasan Aipda Dian Feri Ardiansyah segera bergerak cepat.
Apel pemberangkatan dilaksanakan pukul 07.20 WIB sebelum tim menuju lokasi di kawasan Teras Cimanuk, Jalan Pembangunan Garut.
Setibanya di lokasi, tim bergabung dengan unsur SAR gabungan dan menggelar apel pratugas pada pukul 08.00 WIB. Pencarian kemudian dilakukan dengan metode penyisiran darat di sepanjang bantaran sungai serta penyusuran aliran sungai menggunakan perahu karet (riverboat).
Sekitar pukul 09.30 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi tersangkut di bawah Jembatan Leuwidaun. Tim segera melakukan proses evakuasi dan membawa jenazah ke RSU Dr. Slamet untuk penanganan lebih lanjut.
Operasi pencarian resmi dinyatakan selesai pada pukul 10.10 WIB. Seluruh personel kembali ke Mako Kompi 1 Batalyon D Pelopor dalam keadaan aman dan lengkap.
Komandan Satuan Brimob Polda Jabar, Kombes Pol Donyar Kusumadji, menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan profesionalisme anggotanya dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut.
