JABARKINI.ID – Upaya penanganan banjir di kawasan Dayeuhkolot terus didorong secara serius. Kepala Bidang Irigasi Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat, Hendrawan, turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir pada Senin (13/04/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Hendrawan didampingi Kepala UPTD Citarum Sukaryono, Kepala Satpel Cimahi Asem Hulu Rudiman, serta Tim Pentahelix. 

Mereka melihat langsung kondisi Irigasi Cipalasari dan saluran drainase yang selama ini menjadi pemicu luapan air ke permukiman warga.

Lokasi yang ditinjau berada di kawasan Kampung Babakan Sangkuriang (BBS), RT 03 RW 01, Desa Dayeuhkolot, yang kerap terdampak genangan saat debit air meningkat.

Hendrawan menjelaskan, selain langkah cepat seperti normalisasi saluran dan peninggian tanggul, diperlukan dukungan strategis dari pemerintah pusat, khususnya Balai Besar Wilayah Sungai Citarum.

“Kami juga meminta dukungan BBWS untuk menghadirkan pompa, bahkan lebih ideal jika pompa permanen atau rumah pompa, agar air bisa langsung dibuang ke Sungai Citarum,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan pompa permanen menjadi solusi penting untuk mengatasi keterbatasan aliran saat debit air tinggi, sehingga genangan tidak berlama-lama di permukiman warga.

“Kalau hanya mengandalkan aliran biasa, saat hujan deras pasti tidak cukup. Pompa ini akan mempercepat pembuangan air,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya tetap mendorong langkah awal berupa normalisasi saluran dan peninggian tanggul sebagai penanganan cepat di lapangan.