JABARKINI.ID – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelatihan Kerja Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) resmi membuka pelatihan kerja secara serentak di tujuh kecamatan, Kamis (23/7/2026).
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus menekan angka pengangguran di Kabupaten Bandung.
Sebanyak 140 peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi pada Pelatihan Kerja Klaster Kompetensi Tahap IV Tahun 2026 hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) mengikuti program tersebut.
Pelatihan berlangsung selama 15 hari dan diselenggarakan di masing-masing wilayah sesuai kompetensi yang dipilih peserta. Adapun bidang pelatihan yang diberikan meliputi menjahit, Practical Office Advance, tata boga, digital marketing, pengolahan hasil kopi, hingga servis telepon seluler (HP).
Kepala UPTD Pelatihan Kerja Disnaker Kabupaten Bandung, Agus Ali, S.E., mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk membekali masyarakat dengan keterampilan teknis yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
"Pelatihan ini pada dasarnya bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran di wilayah Kabupaten Bandung melalui peningkatan kompetensi masyarakat agar lebih siap memasuki dunia kerja maupun berwirausaha," ujar Agus Ali.
Selain peningkatan keterampilan teknis, kata dia, peserta juga dibekali pendidikan karakter, penguatan etos kerja, serta nilai-nilai kedisiplinan dan ketakwaan sebagai bekal menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
Menurut Agus, kombinasi antara kompetensi teknis dan karakter kerja yang kuat diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan pelatihan sehingga lebih mudah terserap di sektor industri maupun menciptakan lapangan kerja secara mandiri.
Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa Disnaker Kabupaten Bandung terus berkomitmen memperluas kesempatan kerja melalui berbagai program pelatihan yang selaras dengan visi dan misi Bupati Bandung dalam meningkatkan kualitas ketenagakerjaan.
