JABARKINI.ID – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., meninjau langsung proses seleksi uji kesehatan tahap I (Rikkes) calon Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2026 di SPN Polda Jabar, Selasa (7/4/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda didampingi Karo SDM Polda Jabar, Kombes Pol Dr. Fadly Samad, S.H., S.I.K., M.H., M.Si..

Kapolda memberikan arahan kepada seluruh panitia seleksi agar tetap memedomani prinsip seleksi yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH).

“Ini merupakan proses awal untuk membangun institusi Polri yang kredibel dan mampu menjawab tantangan ke depan,” ujarnya.

Menurutnya, tahapan seleksi ini memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas sumber daya manusia Polri di masa depan, termasuk dalam membentuk personel yang akan mengisi jabatan-jabatan strategis.

Kapolda menekankan bahwa para peserta seleksi saat ini masih berusia muda, namun akan memiliki masa pengabdian panjang hingga 30–40 tahun ke depan. 

Oleh karena itu, proses seleksi harus dilakukan secara serius dan penuh tanggung jawab.

“Ini adalah investasi jangka panjang bagi organisasi Polri. Hasilnya akan kita lihat di masa depan, bagaimana kualitas institusi ini,” tegasnya.

Dalam aspek kesehatan, Kapolda menyoroti pentingnya pemeriksaan yang menyeluruh dan objektif, baik dari sisi fisik maupun kondisi organ dalam.