JABARKINI.ID – Euforia laga Persib Bandung kontra Persijap Jepara pada lanjutan Liga BRI Super League pekan ke-33 kembali menunjukkan satu hal yang sudah menjadi “hukum alam” di Jawa Barat khusus nya di Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung : jika Persib bertanding, ruang publik otomatis berubah fungsi.
Kali ini, Cafe Ranc District di Jalan Rancajigang, Majalaya, mendadak bertransformasi menjadi "stadion kedua". Sekitar seribuan Bobotoh memadati lokasi sejak sore hari untuk menyaksikan laga melalui nonton bareng (nobar). Sabtu (23/05/2026).
Lautan biru pun tak terhindarkan. Area cafe penuh sesak, bahkan hingga meluber ke bahu jalan, seolah-olah kapasitas ruang bukan lagi soal teknis, melainkan sekadar formalitas.
Situasi tersebut membuat aparat Polsek Majalaya Polresta Bandung harus turun tangan melakukan pengamanan. Bukan karena chaos, tetapi lebih kepada memastikan euforia tidak berubah menjadi “festival lanjutan” di jalan raya.
Kapolsek Majalaya, Kompol Suyatno, S.Pdi., M.M., mengingatkan agar semangat Bobotoh tetap dalam koridor ketertiban umum.
“Kami memahami antusiasme Bobotoh sangat tinggi. Tapi jangan sampai berlebihan. Tidak perlu konvoi liar, petasan, apalagi hal-hal yang mengganggu ketertiban.
Menang atau tidak, tetap harus tertib,” ujarnya dengan nada yang terdengar lebih seperti pengingat tahunan daripada imbauan baru.
Ia juga menekankan pentingnya kedewasaan suporter.
“Kami ingin Bobotoh Majalaya menjadi contoh. Mendukung boleh total, tapi keselamatan dan ketertiban tetap nomor satu,” tambahnya.
