JABARKINI.ID - Kelurahan Samoja, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, menghadirkan inovasi Projalin (Protokol Jaga Linmas) sebagai upaya memperkuat ketenteraman dan ketertiban umum melalui digitalisasi sistem pengawasan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas).
Program yang diterapkan di 11 RW ini dikembangkan untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan petugas Linmas yang selama ini masih mengandalkan sistem pelaporan manual.
Kondisi tersebut dinilai menyulitkan proses monitoring dan evaluasi kehadiran petugas di lapangan. Melalui Projalin, setiap pos ronda dilengkapi checkpoint berbasis QR Code. Sistem ini memungkinkan aktivitas petugas terdokumentasi secara akurat, transparan, dan akuntabel.
Data hasil pemindaian QR Code dapat dipantau secara real-time oleh pihak Kelurahan Samoja bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
Selanjutnya, data tersebut diolah menjadi heatmap atau peta kerawanan wilayah yang menjadi dasar analisis dalam menentukan langkah-langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Penggagas Projalin yang juga menjabat sebagai Kasi Pemerintahan Kelurahan Samoja, Prabu Aditia Wisata, S.I.P., mengatakan inovasi tersebut lahir dari kebutuhan akan sistem pengawasan keamanan lingkungan yang lebih efektif, terukur, dan adaptif melalui pemanfaatan teknologi digital.
"Selama ini pelaporan kegiatan Satkamling masih dilakukan secara manual sehingga menyulitkan proses monitoring dan evaluasi.
Melalui Projalin, kami menghadirkan sistem berbasis QR Code yang memungkinkan aktivitas petugas Linmas dipantau secara real-time.
Data yang terkumpul tidak hanya menjadi bukti kehadiran petugas, tetapi juga diolah menjadi peta kerawanan wilayah sebagai dasar penyusunan langkah-langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Prabu. Kamis (2/7/2026).
