JABARKINI.ID – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung, H. Asep Saefulloh, menegaskan bahwa integritas aparatur menjadi kunci utama dalam menghadirkan layanan keagamaan yang profesional dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya pada puncak peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI tingkat Kabupaten Bandung yang digelar di Pondok Pesantren Modern Al-Ihsan Baleendah, Sabtu (3/1/2026).
Menurut Asep, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama dituntut bekerja jujur, profesional, dan patuh terhadap regulasi. Ia menegaskan bahwa program yang baik tidak akan berjalan optimal tanpa integritas aparatur yang menjalankannya.
“Penghargaan Satya Lencana merupakan hak ASN. Karena itu, integritas dan nama baik lembaga harus senantiasa dijaga,” tegasnya.
Asep juga mendorong peningkatan kapasitas dan kompetensi ASN, khususnya dalam memberikan pelayanan publik di unit terdepan seperti Kantor Urusan Agama (KUA).
Selain itu, ia menekankan pentingnya penguatan moderasi beragama sebagai fondasi kerukunan masyarakat.
Penguatan tersebut sejalan dengan ASTA PROTAS Kementerian Agama 2025–2029, yang mencakup layanan keagamaan berdampak, pendidikan keagamaan unggul, pemberdayaan pesantren, ekonomi umat, sukses penyelenggaraan haji, serta digitalisasi tata kelola.
Peringatan HAB ke-80, lanjut Asep, menjadi momentum refleksi untuk membangun Kementerian Agama yang profesional, adaptif, dan benar-benar hadir melayani masyarakat Kabupaten Bandung.
Acara tersebut turut dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna, jajaran Forkopimda, serta pejabat dan ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bandung.
