JABARKINI.ID – Warga Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, diminta ekstra waspada menyusul beredarnya pesan WhatsApp (WA) yang diduga mencatut nama Kepala Desa Wangisagara dengan dalih permintaan bantuan dana dan material pembangunan.

Pesan tersebut tersebar di sejumlah grup dari No 08311036xxxx . Pelaku bahkan menggunakan foto profil Kepala Desa Wangisagara untuk meyakinkan calon korban. 

Modus ini kuat diduga sebagai upaya penipuan dengan mengatasnamakan pejabat desa.

Kepala Desa Wangisagara, E. Gandi, secara tegas membantah keterlibatan dirinya maupun Pemerintah Desa Wangisagara dalam pesan tersebut.

“Nomor itu bukan milik saya dan pesan tersebut bukan dari Pemerintah Desa Wangisagara. Kami tidak pernah meminta bantuan dana ataupun material pembangunan melalui pesan pribadi WhatsApp,” tegas E. Gandi saat dikonfirmasi, Minggu (28/12/2025).

Ia meminta masyarakat untuk tidak melayani pesan mencurigakan, segera memblokir nomor pengirim, dan melakukan klarifikasi langsung ke pihak desa jika menemukan pesan serupa.

Pemerintah Desa Wangisagara juga menegaskan bahwa seluruh program pembangunan desa, termasuk yang bersumber dari APBDes, dilaksanakan melalui mekanisme resmi dan terbuka, seperti musyawarah desa, papan informasi publik, serta saluran komunikasi resmi pemerintah desa.

Namun demikian, beredarnya pesan penipuan tersebut dinilai tidak terlepas dari berkembangnya isu di tengah masyarakat terkait pembangunan Taman Edukasi di Desa Wangisagara.

Salah seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa hingga kini masih terdapat warga yang mempertanyakan kejelasan status proyek Taman Edukasi, mulai dari sumber anggaran, bentuk kegiatan, hingga mekanisme pelaksanaannya.