JABARKINI.ID – Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa terus dilakukan Ketua DPRD Kabupaten Bandung Fraksi PKB Dapil V, Hj. Renie Rahayu Fauzi, S.H. Salah satunya melalui realisasi E-Pokir Tahun Anggaran 2026 berupa bantuan benih ikan lele kepada Kelompok Tani HEJO MEKAR di Desa Mekarpawitan, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, Rabu (4/2/2026).
Penyaluran bantuan tersebut ditandai dengan penebaran benih ikan lele secara simbolis di kolam budidaya milik kelompok tani.
Kegiatan itu disaksikan langsung oleh perwakilan kelompok tani, perangkat desa, serta masyarakat sekitar yang menyambut antusias program pemberdayaan tersebut.
Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi, menegaskan bahwa program E-Pokir bukan sekadar bantuan seremonial, melainkan wujud nyata tanggung jawab moral dan politik wakil rakyat dalam memastikan aspirasi masyarakat benar-benar diwujudkan dalam program yang produktif dan berkelanjutan.
“E-Pokir ini lahir dari aspirasi masyarakat yang kami serap langsung di lapangan. Tugas kami di DPRD bukan hanya mendengar dan mencatat, tetapi memastikan aspirasi itu kembali ke masyarakat dalam bentuk program nyata yang dapat dirasakan manfaatnya,” tegas Hj. Renie.
Ia menjelaskan, sektor perikanan budidaya, khususnya lele, memiliki potensi besar untuk dikembangkan di wilayah pedesaan karena relatif mudah, cepat panen, dan memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan.
Selain itu, budidaya lele juga dinilai mampu menjadi salah satu penopang ketahanan pangan keluarga.
“Budidaya lele ini tidak membutuhkan modal besar, mudah dikembangkan oleh masyarakat, dan perputaran ekonominya cepat. Harapannya, kelompok tani semakin mandiri, ekonomi desa bergerak, dan kesejahteraan masyarakat ikut meningkat,” ujarnya.
Menurut Hj. Renie, penguatan ekonomi kerakyatan harus dimulai dari desa dengan memaksimalkan potensi lokal yang dimiliki masyarakat.
