JABARKINI.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Tarajusari, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, terus menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur dasar desa. Kali ini, Pemdes Tarajusari merealisasikan pengecoran jalan lingkungan di Kampung RW 11 yang dilaksanakan pada Kamis (25/12/2025).

Pengecoran jalan tersebut merupakan bagian dari program pemerataan pembangunan desa sekaligus upaya meningkatkan kualitas akses dan mobilitas masyarakat. Jalan yang sebelumnya belum beraspal dan kerap menyulitkan warga, kini berubah menjadi jalur yang lebih layak, bersih, mulus, serta nyaman dilalui untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Pembangunan ini juga menjadi wujud perhatian pemerintah desa terhadap aspek keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, termasuk para pekerja yang terlibat langsung di lapangan.

Kepala Desa Tarajusari, Uli Mulia, mengatakan bahwa pembangunan jalan lingkungan di Kampung RW 11 merupakan aspirasi masyarakat yang telah lama dinantikan. Menurutnya, kondisi jalan yang baik menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas sosial maupun ekonomi warga.

“Pengecoran jalan di wilayah Kampung RW 11 Desa Tarajusari ini merupakan kebutuhan mendesak masyarakat dan menjadi prioritas pemerintah desa. Jalan yang layak akan mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil usaha, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ujar Uli.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan tidak hanya berdampak pada kemudahan transportasi, tetapi juga memberikan efek domino bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Mulai dari kelancaran usaha kecil, akses pendidikan, hingga pelayanan sosial masyarakat.

Lebih lanjut, Uli menegaskan bahwa setiap program pembangunan yang dilaksanakan Pemdes Tarajusari selalu mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta partisipasi masyarakat.

“Kami berkomitmen melaksanakan pembangunan desa secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Dari perencanaan hingga pelaksanaan, masyarakat selalu dilibatkan. Kami juga berharap warga ikut menjaga dan merawat jalan yang telah dibangun, karena pembangunan desa adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Sementara itu, warga Kampung Tarajusari menyambut baik terealisasinya pengecoran jalan lingkungan tersebut. Mereka mengaku bersyukur karena kondisi jalan yang kini mulus sangat membantu aktivitas harian, terutama saat musim hujan yang sebelumnya kerap menimbulkan genangan air dan kondisi licin.