JABARKINI.ID – Pemerintah Kecamatan Ciparay mulai menguji implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cimariuk di Desa Manggungharja, Kamis (2/4/2026). 

Fasilitas yang berada di bawah naungan Yayasan Sehat Mitra Gizi ini diharapkan menjadi simpul penting dalam rantai pemenuhan gizi masyarakat rentan, sekaligus motor penggerak ekonomi lokal.

Peresmian tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Ciparay, Ketua Yayasan Sehat Mitra Gizi, pemerintah desa, aparat kewilayahan, serta tokoh masyarakat dan agama. 

Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan pendekatan kolaboratif yang menjadi kunci keberhasilan program berbasis layanan publik.

Camat Ciparay, Anjar Lugiyana, menegaskan bahwa keberadaan dapur MBG SPPG Cimariuk bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam memastikan standar operasional berjalan tanpa kompromi.

“Program ini menyasar kelompok prioritas anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Maka pelaksanaannya harus disiplin terhadap SOP. Kita sudah belajar dari berbagai dapur MBG di daerah lain, ada keberhasilan, tapi juga catatan. Ini harus jadi pembelajaran agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat,” ujar Anjar.

Ia menekankan pentingnya konsistensi jangka panjang, bukan hanya performa awal pasca-peresmian. Forkopimcam, lanjutnya, akan melakukan pengawalan intensif agar program MBG di Ciparay tidak berhenti pada tahap simbolik.

“Kami pastikan pengawasan berjalan. Program ini harus berkelanjutan dan berdampak nyata,” tegasnya.

Lebih jauh, Anjar mendorong integrasi SPPG dengan potensi ekonomi desa, termasuk kolaborasi dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Manggungharja yang telah memiliki infrastruktur berupa gerai dan gudang.