JABARKINI.ID- Pemerintah Desa Langensari, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, pada hari ini Rabu, (10/9/2025) menggelar kegiatan penting terkait penambahan dan penyaluran Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada 269 penerima baru yang tersebar di 7 desa di wilayah kecamatan Solokanjeruk.

Kegiatan ini difasilitasi langsung oleh Kepala Desa Langensari, Agus Kusumah, dan dihadiri oleh para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta perwakilan dari Bank BNI KCP Majalaya. Selain proses penyaluran, dilakukan juga verifikasi dan pengecekan data rekening penerima untuk memastikan semua data akurat dan valid.

“Kami dari pihak desa memfasilitasi kegiatan ini di Desa Langensari agar memudahkan peserta dari seluruh desa di Kecamatan Solokanjeruk. Lokasi ini dipilih karena posisinya strategis dan tidak terlalu jauh dari desa-desa lainnya, sehingga memudahkan peserta untuk hadir,” ujar Agus Kusumah.

Ia juga menambahkan harapan agar program ini dapat berjalan sesuai dengan tujuan pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Dari pihak Bank BNI, Randi Ramadhani selaku perwakilan KCP Majalaya menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran ini juga mencakup aktivasi kartu dan pemeriksaan teknis.

“Total penerima KKS di desa Langensari Kecamatan Solokanjeruk hari ini mencapai 269 orang. Namun, masih ada beberapa yang belum tersalurkan karena kendala teknis seperti kartu tidak aktif,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu pendamping PKH menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi yang baik antara pemerintah desa, pendamping sosial, dan pihak bank.

“Kami dari pendamping PKH hanya membantu mengkondisikan. Kewenangan utama tetap di pihak Bank BNI. Ke depan, kami berharap pelaksanaan bisa lebih terkoordinasi lagi, terutama untuk kelompok prioritas seperti lansia,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat penerima manfaat dapat segera menggunakan kartu KKS mereka untuk mengakses bantuan sosial yang telah disediakan pemerintah, demi mendukung kebutuhan dasar dan mendorong kesejahteraan keluarga prasejahtera.