JABARKINI.ID – Upaya penanganan banjir dan genangan air di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot terus dilakukan secara berkelanjutan. Memasuki hari ketiga, Tim Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot kembali melaksanakan kegiatan pembersihan dan normalisasi drainase di sepanjang Jalan Mengger, Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Kamis (18/12/2025).
Kegiatan ini difokuskan pada pengangkatan endapan lumpur, material sampah, serta pembersihan saluran drainase yang mengalami penyumbatan. Selain itu, tim juga melakukan pembongkaran sejumlah penutup dan jembatan drainase yang dinilai menghambat kelancaran aliran air, terutama saat intensitas hujan tinggi.
Ketua Tim Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, turun langsung ke lapangan untuk memantau jalannya kegiatan normalisasi. Ia memastikan proses pembersihan dilakukan secara menyeluruh agar fungsi drainase dapat kembali optimal dan mampu menampung debit air hujan.
Dalam kesempatan tersebut, Tri Rahmanto juga mendampingi Lurah Pasawahan untuk meninjau langsung kondisi saluran air di sepanjang Jalan Mengger. Menurutnya, kawasan tersebut menjadi salah satu titik rawan genangan karena padatnya aktivitas industri dan tingginya volume air limpasan saat hujan.
“Pelaksanaan normalisasi drainase ini sudah memasuki hari ketiga. Meski demikian, kami menyadari bahwa ke depan masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan dalam rangka penanganan banjir di Kecamatan Dayeuhkolot,” ujar Tri Rahmanto kepada awak media di lokasi kegiatan.
Ia menjelaskan, keterlibatan berbagai unsur dalam Pentahelix—mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, hingga masyarakat—menjadi kekuatan utama dalam upaya penanganan banjir yang berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu mempercepat penyelesaian persoalan drainase yang selama ini menjadi penyebab utama genangan.
“Kegiatan ini tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi dan komitmen bersama agar penanganan banjir dapat berjalan berkesinambungan dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ketua Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot, H. Tri Rahmanto, menegaskan bahwa normalisasi drainase di Jalan Mengger merupakan hasil kolaborasi nyata antara unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, dunia usaha di sekitar kawasan industri, serta dukungan dari masyarakat setempat.
“Normalisasi drainase ini kami lakukan secara bertahap dan kolaboratif. Sinergi menjadi kunci agar saluran air bisa kembali berfungsi dengan baik, sehingga risiko banjir dan genangan air dapat dikurangi,” katanya.
