JABARKINI.ID – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan penguatan peran masyarakat desa dalam rangka mewujudkan desa tangguh ideologi, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun 2026.
Kegiatan yang berfokus pada pencegahan paham radikal dan intoleran tersebut dilaksanakan pada Jumat (13/02/2026) di Aula Dusun Staro Berry Walini, Kampung Walini, Desa Patengan, Kecamatan Rancabali.
Sekitar 100 peserta dari berbagai elemen masyarakat dan pemuda se-Kecamatan Rancabali turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Kesbangpol Kabupaten Bandung dengan Kodim 0624/Kabupaten Bandung sebagai wujud kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menjaga stabilitas dan ketahanan wilayah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Bandung Aam Rahmat, M.Sos., Kepala Bidang Kewaspadaan Daerah dan Kerja Sama, perwakilan Kodim 0624/Kabupaten Bandung yang diwakili Kasdim Mayor Inf. Yevi Yuhana, Camat Rancabali Mamet Slamet, S.IP., M.Si., Danramil 2414/Ciwidey Kapten Inf. Supriyadi beserta Babinsa Desa Patengan, Ketua Yayasan Prabu Foundation Iwan Prahmana, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Kasdim Mayor Inf. Yevi Yuhana menegaskan bahwa ketahanan ideologi bangsa merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga persatuan dan nilai-nilai kebangsaan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, desa sebagai garda terdepan diharapkan mampu menjadi benteng terhadap masuknya paham yang berpotensi memecah persatuan dan mengganggu kondusivitas wilayah.
Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, penyanyian lagu Indonesia Raya, laporan pelaksanaan kegiatan, sambutan dan arahan, serta pemutaran video kebangsaan oleh narasumber. Kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme dari para peserta.
