JABARKINI.ID - Dalam sebuah penemuan yang mengguncang, jasad seorang pria ditemukan tergeletak di semak-semak kawasan Tanjakan Benyeng, Kampung Margaluyu, Kelurahan Jelekong, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, pada Jumat malam, 19 September 2025. Pria berinisial BS (36) ini ditemukan dalam keadaan bersimbah darah, dan sepeda motor miliknya masih menyala di dekatnya.

Menurut informasi yang diperoleh, BS dijemput oleh FI alias Toing (36) dengan alasan untuk membeli ayam. Namun, kabar buruk datang ketika istri korban menerima informasi dari warga bahwa suaminya telah ditemukan tergeletak di pinggir jalan. Saat petugas tiba di lokasi, mereka menemukan BS sudah tidak bernyawa dengan luka parah di lehernya.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono melalui Kapolsek Baleendah AKP Hendri Noki Rukmansyah menjelaskan, "Dari keterangan awal pelapor, korban terakhir terlihat bersama pelaku. Polisi kemudian menelusuri rekaman CCTV untuk melacak arah pelarian pelaku." Upaya tersebut membuahkan hasil, dan Toing berhasil ditangkap saat berusaha melarikan diri ke Garut.

Dalam pemeriksaan, Toing mengakui perbuatannya dan mengungkapkan bahwa motif pembunuhan dipicu oleh rasa sakit hati. "Sakit hati karena korban kerap membawa burung dan ayam milik orang lain lalu dititipkan di rumah pelaku. Bahkan korban juga sering membawa ayam dan burung milik pelaku sendiri," ungkap Hendri.

Pelaku sempat membuang barang bukti berupa pisau dan jaket yang digunakan di TKP ke sebuah sungai kecil. Saat ini, polisi masih melakukan pencarian terhadap barang bukti tersebut. Sementara itu, Toing telah dibawa ke Polsek Baleendah untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polresta Bandung, Kompol Luthfi Olot Gigantara, menambahkan bahwa laporan pertama kali diterima dari seorang warga yang melintas sekitar pukul 21.15 WIB. "Kami memperoleh informasi adanya jenazah yang ditemukan di daerah Jalan Antara Baleendah dan Arjasari. Anggota segera menuju lokasi," ujarnya.

Hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan luka terbuka di bagian leher. Jenazah BS kemudian dievakuasi ke RS Sartika Asih Bandung untuk dilakukan autopsi.**