JABARKINI.ID - Warga Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, menyambut dimulainya pembangunan sekaligus peninggian Jembatan Sukabirus dengan menggelar potong tumpeng dan doa bersama, Selasa (30/6/2026) malam.
Proyek tersebut dijadwalkan mulai dikerjakan pada Rabu (1/7/2026).
Kegiatan selamatan digelar sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus doa agar proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan selesai sesuai target.
Pembangunan Jembatan Sukabirus menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya mengurangi risiko banjir di kawasan Dayeuhkolot. Selama ini, jembatan tersebut dinilai menjadi salah satu titik yang memperlambat aliran sungai saat debit air meningkat karena konstruksinya yang relatif rendah, sehingga kerap menyebabkan sampah tersangkut dan memicu luapan air ke permukiman warga.
Tokoh Masyarakat Dayeuhkolot yang juga Ketua Tim Pentahelix Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung atas realisasi pembangunan jembatan tersebut.
"Kami atas nama masyarakat Dayeuhkolot mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Bandung H. Dadang Supriatna beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Bandung, khususnya Dinas PUTR di bawah pimpinan Ir. Zes Zultaqawa, M.M., yang telah merealisasikan pembangunan Jembatan Sukabirus. Kami berharap proyek ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat," ujar Tri.
Menurutnya, peninggian Jembatan Sukabirus telah lama dinantikan warga karena kondisi jembatan lama kerap memperparah banjir saat hujan deras.
"Ketika debit air sungai meningkat, sampah yang terbawa arus sering tersangkut di badan jembatan. Kondisi itu menghambat aliran sungai hingga akhirnya air meluap ke permukiman warga," katanya.
Dengan dibangunnya jembatan yang memiliki bentang lebih tinggi, masyarakat berharap aliran sungai menjadi lebih lancar sehingga potensi banjir akibat penyumbatan di bawah jembatan dapat diminimalkan.
