JABARKINI.ID – Upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana terus dilakukan. Pada Rabu (18/2/2026) pukul 09.00–11.45 WIB, bertempat di Aula Kantor Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung.
Kegiatan Pelatihan Penanggulangan Bencana digelar bertajuk “Penguatan Kapasitas Mitigasi dan Tanggap Bencana Skala Desa” dalam rangka mendukung program TMMD ke-127 Tahun 2026.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung, Diki Sudrajat, S.T., M.Si., dan dihadiri sekitar 60 peserta dari unsur pemerintah desa, TNI, tokoh masyarakat, hingga kader PKK dan Linmas.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain perwakilan Kodim 0624/Kabupaten Bandung, Babinsa Desa Cipelah, perangkat desa, para kepala dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat, kader PKK, serta unsur perlindungan masyarakat.
Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Cipelah, Rosidin, menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan nonfisik berupa peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
“Desa sebagai wilayah terdepan sangat rentan terhadap berbagai potensi bencana. Karena itu, peningkatan kapasitas aparatur dan masyarakat dalam mitigasi serta tanggap darurat menjadi langkah penting mewujudkan desa tangguh bencana,” ujarnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah desa, TNI, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat sehingga tercipta sistem penanggulangan bencana yang terencana, terkoordinasi, dan berkelanjutan.
Dalam paparannya, Diki Sudrajat menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah preventif dan antisipatif, mengingat kondisi geografis Kecamatan Rancabali yang berbukit dengan curah hujan relatif tinggi, sehingga berpotensi terjadi tanah longsor, banjir, maupun angin kencang.
Adapun tujuan utama kegiatan ini meliputi:
