JABARKINI.ID — Pernyataan seorang oknum yang mengaku staf **Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bandung berinisial AF memicu reaksi keras dari kalangan jurnalis setelah diduga merendahkan profesi wartawan dalam sebuah kegiatan yang digelar KORMI pada Jum'at (6/3/2026).

Peristiwa tersebut bermula ketika sejumlah wartawan mencoba melakukan konfirmasi terkait kegiatan yang baru saja dilaksanakan oleh KORMI Kabupaten Bandung. 

Namun situasi di lokasi justru memanas setelah AF menyampaikan pernyataan yang dianggap arogan.

Di hadapan para jurnalis, AF menyebut pihaknya tidak mengundang wartawan dalam kegiatan tersebut karena lebih memilih memaksimalkan publikasi melalui media sosial.

“Kami tidak mengundang wartawan karena kami lebih fokus di media sosial,” ujar AF dengan nada tinggi.

Ucapan itu memancing reaksi dari para wartawan yang hadir. Salah satu jurnalis berinisial H kemudian mempertanyakan maksud dari pernyataan tersebut.

Namun bukannya memberikan penjelasan yang menyejukkan, AF justru mempertanyakan kapasitas H sebagai wartawan dan melontarkan kalimat yang dinilai merendahkan profesi pers.

“Sudah berapa lama jadi wartawan, jangan-jangan wartawan bodrek. Saya juga dari media,” ucapnya dengan nada tinggi.

Tak berhenti di situ, AF juga menantang H untuk menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai bukti identitas kewartawanan.