JABARKINI.ID – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Rancaekek dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Bandung Tahun 2027 digelar di GOR Desa Rancaekek Wetan.
Musrenbang kali ini mengusung tema “Peningkatan Daya Saing Daerah yang Berkelanjutan.”
Kegiatan tersebut dihadiri tujuh anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, yakni Faisal Radi Sukmana (Demokrat), Dilar Rinaldi (Golkar), Linda Herlina (PKB), Dedi Saeful Rohman (Gerindra), Dr. H. Cecep Suhendar (Golkar), Acep Ana (PKB), serta Plt Camat Rancaekek, Gugum Gumilar.
Seluruh peserta Musrenbang menyepakati hasil pembahasan yang telah dirumuskan bersama sebagai bahan perencanaan pembangunan tahun 2027.
Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Golkar, Dr. H. Cecep Suhendar, menekankan pentingnya optimalisasi daya tampung anggaran dalam perencanaan program dan kegiatan APBD 2027.
Menurutnya, setiap usulan harus melalui proses validasi yang matang agar benar-benar dapat direalisasikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Program dan kegiatan untuk APBD 2027 ini harus betul-betul tervalidasi dan benar-benar menjadi program yang berjalan. Karena pagu anggaran di tingkat kecamatan seperti Rancaekek ini mengalami penurunan dari tahun ke tahun,” ujar Cecep kepada awak media.
Ia mengungkapkan, alokasi Dana Desa Kecamatan Rancaekek saat ini berada di angka sekitar Rp3,9 miliar untuk 14 desa dan satu kelurahan, yang jika dirata-ratakan hanya sekitar Rp300 juta per desa.
“Dengan anggaran sekitar Rp300 juta per desa, maka pemerintah desa harus mengusulkan program yang benar-benar urgent dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” tegasnya.
