JABARKINI.ID — Menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Bandung kembali menghadirkan program mudik gratis bagi masyarakat. Program yang digagas langsung oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang akrab disapa Kang DS ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap keselamatan dan kenyamanan warga yang hendak pulang ke kampung halaman.

Program tersebut dilaksanakan melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung dan telah menjadi agenda rutin tahunan Pemerintah Kabupaten Bandung untuk membantu masyarakat, khususnya para perantau.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Hilman Kadar, mengatakan bahwa program mudik gratis merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama bagi warga yang selama ini melakukan perjalanan mudik jarak jauh menggunakan sepeda motor.

Menurutnya, inisiatif yang digagas oleh Bupati Bandung Kang DS ini tidak sekadar menyediakan sarana transportasi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan keselamatan pemudik.

“Bapak Bupati sangat menaruh perhatian terhadap keselamatan masyarakat saat mudik. Banyak warga yang biasanya menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jauh. Melalui program ini, kami ingin mereka bisa mudik dengan lebih aman, nyaman, dan tentunya lebih tertib,” ujar Hilman, Jum'at (13/3/2026).

Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan 14 unit bus yang diproyeksikan mampu mengangkut sekitar 700 pemudik. 

Armada tersebut akan melayani beberapa rute tujuan favorit para perantau asal Kabupaten Bandung, di antaranya Bandung–Cilacap–Yogyakarta serta Bandung–Klaten–Solo.

Program mudik gratis ini telah dibuka sejak 20 Februari 2026, dengan jadwal keberangkatan pemudik yang direncanakan mulai 17 Maret 2026. 

Antusiasme masyarakat terhadap program ini pun cukup tinggi, karena dinilai sangat membantu warga yang ingin pulang kampung namun terkendala biaya transportasi.