JABARKINI.ID – Pemerintah Desa Neglasari, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar melalui program pengaspalan jalan lingkungan (hotmix) meskipun alokasi Dana Desa mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

Pada tahun 2026, pembangunan jalan lingkungan dilaksanakan di enam wilayah Rukun Warga (RW), yakni RW 03, RW 04, RW 05, RW 06, RW 07, dan RW 10. Setiap RW mendapatkan pembangunan jalan sepanjang sekitar 100 meter, sehingga total panjang jalan yang dihotmix mencapai kurang lebih 600 meter.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Minggu (31/5/2026), pekerjaan pengaspalan telah rampung di sejumlah titik yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat dan akses penunjang kegiatan ekonomi warga.

Kepala Desa Neglasari, H. Asep Zaenal Malik Ibrahim, mengatakan pembangunan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas pemerintah desa karena memiliki dampak langsung terhadap aktivitas dan perekonomian masyarakat.

“Dengan anggaran yang terbatas, Pemerintah Desa Neglasari tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan sebagai akses ekonomi masyarakat di tingkat RW. 

Tahun ini ada enam RW yang melaksanakan penghotmikan jalan dengan total panjang sekitar 600 meter,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut Asep, keterbatasan anggaran akibat berkurangnya Dana Desa membuat pemerintah desa harus lebih selektif dalam menentukan program pembangunan. 

Karena itu, perbaikan jalan yang mengalami kerusakan menjadi fokus utama agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

Ia menilai keberadaan jalan lingkungan yang layak tidak hanya memberikan kenyamanan dan keamanan bagi warga, tetapi juga berperan penting dalam memperlancar distribusi hasil usaha masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi desa.