Ciamis – Kepala Desa Mekarmukti, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Asep Ari memberikan klarifikasi resmi terkait video dirinya yang sempat viral dan memicu beragam respons dari publik serta kalangan media. Sabtu (22/11/2025) Malam
Dalam pernyataannya, Asep menegaskan bahwa ia tidak pernah memiliki niat menantang ataupun merendahkan profesi wartawan, dan ia menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat pihak yang merasa tersinggung atas ucapannya.
Asep menjelaskan bahwa video tersebut direkam ketika ia menghadiri undangan dari PPDI, Abdesi, dan Pabdasi Kabupaten Ciamis di Gor Desa Sedananya. Saat tiba di lokasi, acara sedang membahas mengenai keberadaan oknum yang mengatasnamakan wartawan namun diduga melakukan tindakan-tindakan yang meresahkan pihak desa.
“Pernyataan saya waktu itu adalah bentuk kecaman terhadap oknum, bukan kepada wartawan yang bekerja secara profesional,” ujar Asep dalam klarifikasinya.
Asep meluruskan bahwa ucapan yang viral tersebut merupakan respons spontan terhadap isu yang tengah dibahas di forum tersebut. Ia memastikan bahwa pernyataannya tidak ditujukan kepada wartawan profesional, melainkan kepada pihak-pihak yang mengaku sebagai wartawan namun melakukan tindakan tidak etis seperti mencari-cari kesalahan, mengintimidasi, hingga diduga meminta uang kepada sejumlah desa.
“Saya sangat menghormati tugas jurnalistik dan selama ini menjalin hubungan baik dengan rekan media. Tidak ada sedikit pun niat untuk menantang atau menyinggung profesi wartawan,” tegasnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab moral, Asep Ari menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh wartawan, khususnya di Kabupaten Ciamis dan umumnya di Indonesia.
“Apabila pernyataan saya menimbulkan kesalahpahaman, saya memohon maaf dari hati yang paling dalam,” katanya.
Di akhir penyampaiannya, Asep berharap agar hubungan antara pemerintah desa dan insan pers tetap harmonis dan saling mendukung dalam pembangunan desa.
