JABARKINI.ID – Pemerintah Kecamatan Majalaya melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap pelaksanaan Alokasi Dana Perimbangan Desa (ADPD) Tahap II, Dana Desa (DD) Tahap II, Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Bunga Desa, BKK Rembug Bedas, serta Bantuan Provinsi (Banprov) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Desa Wangisagara, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jumat (19/12/2025).
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pembangunan Kecamatan Majalaya, Drs Dadang Budi Rudiana , bersama tim dari kecamatan. Monev dilakukan melalui pemeriksaan administrasi sekaligus peninjauan langsung ke lapangan terhadap sejumlah kegiatan pembangunan desa yang didanai dari berbagai sumber anggaran, termasuk Dana Desa Tahap II, anggaran ADPD, serta bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Dadang menjelaskan, monitoring dan evaluasi bertujuan untuk mengetahui sejauh mana progres realisasi pembangunan desa serta memastikan kesesuaian antara pelaksanaan pekerjaan di lapangan dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
Selain itu, kegiatan ini juga difokuskan pada kelengkapan administrasi dan laporan pertanggungjawaban (LPJ) sebagai bagian dari tata kelola keuangan desa yang akuntabel.
“Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari tahapan evaluasi sebelum agenda lanjutan yang akan dilaksanakan pada tanggal 30 Desember mendatang dan dipusatkan di Aula Kecamatan Majalaya,” ujar Dadang.
Ia menambahkan, dalam pelaksanaan monitoring, tim kecamatan membagi tugas antara pemeriksaan dokumen administrasi dan peninjauan langsung ke lokasi kegiatan pembangunan.
Untuk kegiatan lapangan, terdapat sekitar enam titik pembangunan yang menjadi objek peninjauan, meliputi pembangunan sarana dan prasarana desa, peningkatan infrastruktur lingkungan, serta fasilitas sanitasi seperti MCK.
Sementara itu, Kepala Desa Wangisagara, E. Gandi, menyambut baik pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Majalaya. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu pemerintah desa dalam memastikan seluruh pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai dengan aturan, ketentuan, serta petunjuk teknis yang berlaku.
“Kami dari Pemerintah Desa Wangisagara sangat mengapresiasi kegiatan monitoring dan evaluasi ini. Selain sebagai bentuk pengawasan, kegiatan ini juga menjadi bahan evaluasi bagi kami agar pelaksanaan pembangunan dan pengelolaan administrasi keuangan desa semakin tertib, transparan, dan akuntabel,” ungkap E. Gandi.
