JABARKINI.ID – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, memberikan arahan langsung kepada Panitia Uji Kesamaptaan Jasmani Seleksi Penerimaan Terpadu Calon Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 Panda Polda Jabar, di Aula Ditlantas Polda Jabar, Senin (18/5/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut turut dihadiri Karo SDM Polda Jabar Kombes Pol. Dr. Fadly Samad, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., para Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar, serta Kapolrestabes Bandung.
Dalam arahannya, Kapolda Jabar menegaskan bahwa proses seleksi Taruna Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bagian penting dari investasi sumber daya manusia Polri untuk puluhan tahun ke depan.
Menurutnya, tahapan seleksi harus dilaksanakan secara profesional, objektif, dan penuh tanggung jawab karena dari proses tersebut akan lahir calon-calon anggota Polri yang nantinya menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Kapolda Jabar juga menekankan kepada seluruh panitia penguji agar memegang teguh prinsip “BETAH”, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis, dalam setiap tahapan seleksi.
“Seluruh peserta memiliki hak dan kesempatan yang sama tanpa adanya intervensi ataupun permainan dari pihak mana pun.
Transparansi adalah bentuk komitmen kita untuk menjaga integritas proses seleksi sehingga tidak menimbulkan kecurigaan maupun prasangka negatif dari masyarakat,” tegas Irjen Pol. Rudi Setiawan.
Ia juga mengingatkan seluruh panitia agar menjadikan tugas seleksi sebagai bentuk pengabdian dan kehormatan, bukan sarana mencari keuntungan pribadi.
Kapolda Jabar menegaskan tidak akan mentoleransi segala bentuk pelanggaran moral, etik, maupun pidana selama proses seleksi berlangsung.
