JABARKINI.ID – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kapolda Jabar), Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menginstruksikan seluruh jajaran fungsi Hubungan Masyarakat (Humas) di lingkungan Polda Jabar untuk bertransformasi di era digital.
Ia menegaskan, Humas Polri tidak lagi hanya berperan sebagai penyampai informasi normatif, melainkan harus menjadi cooling system atau penyejuk informasi guna meredam penyebaran hoaks, disinformasi, serta ujaran kebencian di media sosial.
Penegasan tersebut disampaikan Kapolda Jabar saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidhumas Polda Jabar Tahun 2026 yang digelar di Bandung, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri pejabat utama Polda Jabar, PPID satuan kerja, serta para Kasi Humas Polres/ta jajaran.
“Di era digital saat ini, penyebaran hoaks, disinformasi, maupun ujaran kebencian dapat dengan mudah memicu keresahan sosial.
Untuk itu, Humas Polri harus hadir memberikan informasi yang benar, menenangkan masyarakat, serta membangun optimisme,” tegas Irjen Pol Rudi Setiawan.
Kapolda Jabar juga menekankan bahwa derasnya arus informasi di media sosial menuntut fungsi kehumasan untuk lebih responsif dan adaptif.
Menurutnya, setiap peristiwa di lapangan dapat dengan cepat menjadi viral dan membentuk opini publik dalam hitungan detik.
Karena itu, peran counter-narrative yang cepat, akurat, dan berimbang menjadi kebutuhan utama dalam menjaga stabilitas informasi di ruang digital.
