JABARKINI.ID – Momentum halalbihalal pasca-Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Pemerintah Desa Padaulun sebagai ajang konsolidasi strategis lintas sektor. Kegiatan yang digelar di GOR Desa Padaulun, Kamis (2/04/2026), menjadi ruang temu antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam memperkuat stabilitas sosial di wilayah Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung.
Lebih dari sekadar tradisi tahunan, halalbihalal kali ini bertransformasi menjadi forum komunikasi strategis. Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), perangkat desa, hingga tokoh masyarakat hadir dalam suasana hangat namun sarat makna kebersamaan.
Turut hadir Camat Majalaya H. Rofiran, S.STP., M.Si., Kapolsek Majalaya Kompol Suyatno, S.Pd.I., M.M., Danramil 2404/Majalaya Kapten Inf. Purwanto, serta unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, RT/RW, dan tokoh masyarakat.
Camat Majalaya, H. Rofiran, menegaskan bahwa halalbihalal bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk menyatukan kembali energi kolektif pasca-Ramadan.
“Halalbihalal ini harus dimaknai sebagai titik konsolidasi untuk memperkuat sinergi lintas sektor, sehingga respons terhadap dinamika wilayah dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang solid antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat sebagai kunci menjaga kondusivitas wilayah di tengah tantangan sosial dan pembangunan yang semakin kompleks.
Sementara itu, Kepala Desa Padaulun H. Ayi Rukmana menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam membangun desa.
“Ini bukan sekadar tradisi, tetapi ruang rekonsolidasi untuk memperkuat kebersamaan. Kami ingin semangat ini diwujudkan dalam kerja nyata menuju desa yang adaptif, maju, dan harmonis,” katanya.
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat dari tingkat RT/RW hingga tokoh lokal menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mendorong pembangunan berbasis partisipasi.
