JABARKINI.ID - Fakta mengerikan terungkap dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Salah satu tersangka, Priyo Bagus Setiawan, diduga menghabisi nyawa bayi perempuan bernama Bela dengan cara yang sangat sadis.

Peristiwa itu terjadi saat para pelaku melakukan pembantaian terhadap penghuni rumah di kawasan Paoman, Indramayu, pada dini hari 29 Agustus 2025. Saat ibunya, Euis Juwita Sari, diserang menggunakan palu, Bela terbangun dan menangis.

Alih-alih merasa iba, Priyo justru disebut sempat menenangkan bayi tersebut terlebih dahulu. Bela digendong keluar kamar lalu diberikan susu yang berada di meja ruang tamu hingga tangisnya berhenti.

"Korban bayi sempat digendong dan diberikan susu supaya tenang. Setelah itu ketika korban kembali menangis, pelaku membawa korban ke kamar mandi belakang lalu menceburkannya ke bak mandi,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).

Menurut Hendra, tindakan tersebut menjadi bagian paling keji dalam rangkaian pembunuhan berencana yang dilakukan dua tersangka, yakni Ririn Rifanto alias Irin dan Priyo Bagus Setiawan.

"Ini perbuatan yang sangat tidak manusiawi. Korban masih balita dan tidak memiliki kemampuan untuk melindungi dirinya,” ujarnya.

Dalam rekonstruksi penyidikan, para korban lain juga dihabisi secara brutal menggunakan palu besi yang sebelumnya telah dipersiapkan pelaku.

Korban pertama, Budi Awaludin, dipukul dari belakang saat sedang berbincang di ruang tamu rumahnya. Priyo disebut memukul bagian belakang kepala Budi menggunakan palu hingga korban tersungkur. Setelah itu, Ririn melanjutkan serangan dengan menghantam kepala dan leher korban hingga tewas bersimbah darah.

Setelah memastikan Budi tidak bergerak, kedua pelaku menuju kamar Sachroni, ayah Budi. Saat itu Sachroni sedang duduk sambil mendengarkan pengajian dari telepon genggamnya. Ririn mendekati korban dari belakang lalu memukul kepala Sachroni menggunakan palu. Priyo kemudian ikut memukul korban. Tidak berhenti di situ, Ririn juga menginjak leher dan dada Sachroni hingga korban tak berdaya sebelum jasadnya diseret ke kamar mandi.