JABARKINI.ID – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus menghadirkan inovasi pelayanan administrasi kependudukan yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Salah satunya melalui program KUE LAPIS (Kunjungi Lansia dan Disabilitas) yang secara khusus menyasar kelompok rentan seperti lanjut usia dan penyandang disabilitas.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Bandung H. Tata Irawan mengatakan program inovasi tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap warga negara memperoleh hak administrasi kependudukan secara layak.
“Program ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam memastikan pemenuhan hak administrasi kependudukan bagi warga dengan keterbatasan mobilitas,” ujar Tata Irawan di Soreang, Jum'at (13/3/2026).
Melalui program KUE LAPIS, Disdukcapil Kabupaten Bandung menurunkan langsung petugas pelayanan ke berbagai wilayah di Kabupaten Bandung untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan secara langsung kepada masyarakat.
Pada pelaksanaan terbaru, pelayanan jemput bola tersebut dilaksanakan di beberapa kecamatan, yakni Cikancung, Nagreg, Pacet, Arjasari, Cimenyan, dan Katapang.
Menurut Tata Irawan, pelayanan ini secara khusus diperuntukkan bagi warga lansia dan penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan mobilitas sehingga tidak memungkinkan datang langsung ke kantor pelayanan Disdukcapil.
“Petugas datang langsung ke lokasi untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ini adalah bentuk pelayanan jemput bola agar warga tetap bisa mendapatkan dokumen kependudukan secara sah dan valid,” jelasnya.
