JABARKINI.ID – Setelah banjir merendam wilayah Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Bandung bergerak cepat melakukan penanganan pascabencana. Pada Rabu (10/12/2025), petugas langsung mengangkut tumpukan sampah yang terbawa arus banjir, terutama di wilayah RW 05 Desa Dayeuhkolot.

Tumpukan sampah yang memenuhi jalan, pekarangan rumah, hingga saluran air menjadi persoalan utama setelah banjir surut. Berbagai jenis sampah—mulai dari plastik, kertas, hingga puing-puing—menyumbat drainase dan mengganggu aktivitas warga. Untuk itu, Dinas LH berkolaborasi dengan unsur pentahelix, warga setempat, serta pihak terkait guna melakukan pembersihan secara terarah dan menyeluruh.

“Kami terus bergerak begitu air surut. Tujuan utama adalah mengangkut seluruh sampah agar lingkungan kembali bersih dan warga terhindar dari potensi penyakit menular,” ujar Kasubag UPT PPS Dinas LH Kabupaten Bandung, Budi Setiawan, SE, yang memimpin langsung kegiatan pembersihan tersebut.

Selain melakukan pengangkutan sampah, Dinas LH juga memberikan penyuluhan kepada warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Edukasi ini diharapkan dapat mencegah banjir serupa di kemudian hari serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Aksi cepat Dinas LH mendapatkan apresiasi dari warga Desa Dayeuhkolot. Mereka menilai langkah sigap tersebut sangat membantu proses pemulihan kawasan yang terdampak banjir.

“Kami sangat berterima kasih kepada Dinas LH Kabupaten Bandung yang langsung turun ke lapangan. Sampah yang menumpuk sudah banyak terangkut, sehingga lingkungan jadi lebih bersih dan aman,” ungkap salah satu warga RW 05.

Budi Setiawan menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau kondisi lingkungan di Desa Dayeuhkolot dan siap melakukan tindakan pencegahan untuk meminimalkan risiko banjir ke depan. Ia juga memastikan bahwa dukungan terhadap warga dalam menjaga kebersihan lingkungan akan terus diberikan.

“Pemulihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami akan terus melakukan monitoring dan mendorong masyarakat agar tetap menjaga kebersihan demi kelestarian alam,” tutupnya.

(Yans)