JABARKINI.ID – Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, desa yang dikenal tanginas (tangguh, inovatif, dan sinergis) tersebut menerima kunjungan dari perwakilan para kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari empat kabupaten di Jawa Barat.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Pelatihan Tata Kelola Pemerintahan Desa dalam mendukung Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digagas PPSDM Kemendagri Regional Bandung, di bawah naungan Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri.
Desa Cangkuang Wetan yang kini dikenal sebagai Desa Wisata Sampah, telah menjadi percontohan nasional berkat pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) dengan mesin penghancur sampah modern. Selain itu, desa ini juga dinilai siap dalam pelaksanaan program unggulan nasional Koperasi Desa Merah Putih yang digagas oleh Presiden Prabowo.
Pelatihan dan studi tiru kali ini diikuti oleh perwakilan kepala desa dari Kabupaten Tasikmalaya, Majalengka, Cianjur, dan Garut, yang berlangsung di Aula Desa Cangkuang Wetan pada Rabu (12/11/2025).
Kepala Desa Cangkuang Wetan, Asep Kusmiadi, S.Pd.I., M.Pd, mengaku bangga atas kunjungan tersebut.
“Kami merasa terhormat atas kedatangan para kepala desa dan BPD dari berbagai kabupaten. Kegiatan ini menjadi ajang saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat sinergi dalam pengelolaan pemerintahan desa serta koperasi desa,” ujar Asep.
Ia menambahkan, keberhasilan Desa Cangkuang Wetan tidak terlepas dari dukungan penuh aparatur desa dan partisipasi masyarakat.
“Kami bersyukur Desa Cangkuang Wetan terus mendapat perhatian dan menjadi percontohan bagi desa lain. Semoga kegiatan ini membawa manfaat, menambah wawasan, dan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Asep Sopian, Kepala Desa asal Kabupaten Cianjur yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi atas capaian Desa Cangkuang Wetan.
