JABARKINI.ID - Upaya penanganan banjir di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot terus dilakukan secara intensif. Pemerintah bersama berbagai pihak terkait saat ini tengah mempercepat proses pengerukan dan normalisasi Saluran Irigasi Cipalasari sebagai langkah antisipasi terhadap banjir luapan maupun banjir kiriman dari Kota Bandung saat musim hujan.
Kegiatan normalisasi yang berlangsung pada Jumat (5/6/2026) tersebut sebelumnya telah dimulai dari kawasan saluran irigasi yang melintasi area komersial PT Alenatex dan PT Inti Palasari hingga depan Bulog, Metro Garmen, dan Polsek Dayeuhkolot.
Hingga saat ini, pengerjaan menggunakan alat berat telah mencapai progres sekitar 700 meter. Titik pengerjaan terbaru berada di kawasan Metro Garmen hingga Kantor Polsek Dayeuhkolot.
Proses normalisasi tersebut dipantau langsung oleh Camat Dayeuhkolot, Drs. Asep Suryadi, M.K.P., bersama Ketua Pentahelix Dayeuhkolot H. Tri Rahmanto dan perwakilan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat, Kikin dari Bidang Pengairan.
Untuk memastikan kelancaran pekerjaan di lapangan, kegiatan ini juga mendapat pengawalan dari Satuan Lalu Lintas Polsek Dayeuhkolot dan Satpol PP Kecamatan Dayeuhkolot.
Dalam peninjauannya, Camat Dayeuhkolot Asep Suryadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan normalisasi saluran tersebut.
"Alhamdulillah, saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada tim Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot yang telah menginisiasi, mengoordinasikan, serta terus terjun langsung ke lapangan.
Terima kasih juga kepada Dinas SDA Provinsi Jawa Barat yang telah menganggarkan kegiatan normalisasi Saluran Cipalasari ini," ujarnya.
Menurutnya, normalisasi sepanjang 700 meter tersebut difokuskan pada sejumlah titik rawan yang selama ini kerap terdampak banjir.
