JABARKINI.ID - Dalam upaya membantu masyarakat menghadapi situasi ekonomi yang semakin menantang, Polsek Majalaya, di bawah jajaran Polresta Bandung, menggelar Gerakan Pangan Murah dengan menyediakan beras murah bagi warga Kecamatan Majalaya. Selasa 19 Agustus 2025.
Menjadi hari yang bersejarah bagi warga Bojong Reungas RW 06 Desa Majasetra. Pada hari itu, AIPTU Dadang Suhendan, Bhabinkamtibmas Desa Majasetra, melakukan sosialisasi mengenai program beras bulog yang sangat dinantikan oleh masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Polsek Majalaya dan dihadiri oleh Ketua RW 06, Rohana, serta sejumlah warga setempat.
AIPTU Dadang Suhendan bukan hanya sekadar petugas keamanan, tetapi juga sosok yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat. Dalam sosialisasi ini, ia menjelaskan manfaat dari program beras bulog yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap warga mendapatkan akses terhadap beras berkualitas dengan harga terjangkau," ujarnya.
Rohana, Ketua RW 06, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada AIPTU Dadang Suhendan dan Polsek Majalaya. "Kami sangat berterima kasih kepada Polsek Majalaya dan Bhabinkamtibmas yang telah mensosialisasikan program ini. Warga kami merasa terbantu dengan adanya program Polri ini," ungkapnya dengan penuh rasa syukur.
Program beras bulog ini diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat, terutama di tengah kondisi yang tidak menentu. Dengan adanya program ini, warga Bojong Reungas dapat memperoleh beras dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga dapat mengalokasikan anggaran mereka untuk kebutuhan lainnya.
Selama sosialisasi, AIPTU Dadang juga mengajak warga untuk aktif berpartisipasi dalam program ini. Ia menjelaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting untuk keberhasilan program.
"Kami berharap warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga berperan aktif dalam menyebarluaskan informasi ini kepada tetangga dan kerabat," tambahnya.
Rohana menambahkan bahwa keberlanjutan program beras bulog sangat penting. Ia berharap agar program ini tidak hanya berhenti di satu titik, tetapi dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga.
