JABARKINI.ID - Pekerjaan betonisasi di Desa Cipeujeuh, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, menuai sorotan setelah ditemukan hasil pekerjaan yang dinilai kurang maksimal. 

Menindaklanjuti persoalan tersebut, pihak Batching plant Kartika Jaya Beton memberikan klarifikasi dan menyatakan komitmen untuk memperbaiki kualitas pekerjaan.

Ridwan, perwakilan manajemen Kartika Jaya Beton Rancaekek, saat ditemui awak media menjelaskan bahwa kesalahan terjadi akibat kendala internal. 

" Memang ada kesalahan dari karyawan kami karena karyawan yang biasa mengerjakan olahan beton sedang sakit, kami terpaksa menggunakan tenaga dari luar, mungkin ada perbedaan takaran obat dan bahan, sehingga hasilnya berbeda dari standar biasanya. 

" Untuk itu kami memohon maaf kepada masyarakat dan Dinas PUTR, Ke depan kami akan memperbaiki kualitas serta mutu beton kami." Ujar Ridwan 

Sementara itu, Direktur Kartika Jaya Beton, Gunadi, saat meninjau langsung lokasi pekerjaan pada Sabtu (13/9/2025) mengungkapkan bahwa masalah terjadi akibat kebocoran pada alat mixer. 

" Baru kali ini ada kejadian seperti ini, alhamdulillah alat mixer sudah diperbaiki dan kami pastikan ke depannya tidak terulang kembali.

" Kami bertanggung jawab penuh, hasil yang kemarin akan dibongkar kembali dan diganti dengan beton yang baru, sekaligus memperbaiki pekerjaan rambat beton di wilayah Desa Cipeujeuh.

Dengan langkah perbaikan tersebut, pihak Kartika Jaya Beton berkomitmen memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar yang ditetapkan dan tidak merugikan masyarakat." Pungkasnya