JABARKINI.ID – Benteng di salah satu area pabrik PT Sipatex di Kecamatan Majalaya dilaporkan ambruk pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Cimaranggi RW 02, Desa Padamulya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung.
Berdasarkan pantauan di lokasi, tembok benteng berbahan bata merah itu roboh pada bagian yang berbatasan langsung dengan aliran sungai kecil.
Material runtuhan terlihat berserakan hingga ke bantaran sungai. Untuk sementara, sisa tembok yang masih berdiri tampak ditopang bambu guna mencegah keruntuhan lanjutan.
Sejumlah warga menduga ambruknya benteng tidak lepas dari aktivitas pengerjaan kolam IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) di area dalam pabrik yang lokasinya tidak jauh dari titik benteng roboh. Informasi yang dihimpun, kolam tersebut digali dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.
“Sebelum kejadian memang sedang ada pekerjaan bikin kolam IPAL di dalam area pabrik, kurang lebih sedalam satu setengah meter. Kami khawatir penggalian itu berpengaruh ke struktur tanah di sekitar benteng,” ujar salah seorang warga RW 02 yang enggan disebutkan namanya.
Warga lainnya juga mengungkapkan kekhawatiran akan potensi ambruk susulan, terutama jika hujan deras turun dalam beberapa hari ke depan.
“Kalau hujan besar turun, takutnya sisa tembok yang retak ikut ambruk. Di bawahnya kan aliran sungai kecil dan selokan yang sangat bermanfaat bagi para petani, bisa makin tergerus,” katanya.
Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun laporan warga yang tertimpa material runtuhan.
Masyarakat meminta pihak perusahaan segera melakukan penanganan serius serta evaluasi menyeluruh terhadap konstruksi di sekitar aliran sungai yang berdekatan dengan permukiman warga Kampung Cimaranggi.
