JABARKINI.ID – Suasana pembelajaran di SMP Itikurih Hibarna, Ciparay, Kamis (27/02/2026) tampak berbeda dari biasanya. Di bulan suci Ramadan 1447 H, para siswa-siswi tidak hanya mempelajari materi sistem pencernaan di ruang kelas, tetapi juga mengimplementasikannya melalui aksi berbagi takjil sehat kepada masyarakat sekitar.

Kegiatan kokurikuler ini menjadi bentuk pembelajaran kontekstual, di mana teori Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dipraktikkan secara langsung dalam kehidupan nyata. 

Para siswa terlibat aktif sejak tahap perencanaan, mulai dari menyusun menu berbahan sehat, menghitung kandungan gizi, hingga proses pengolahan dan pengemasan makanan.

Dalam prosesnya, siswa menganalisis kandungan karbohidrat sebagai sumber energi, protein untuk pertumbuhan dan perbaikan sel, lemak sebagai cadangan energi, serta vitamin dan mineral yang berperan penting dalam menjaga fungsi organ tubuh, khususnya sistem pencernaan.

Setiap kelas dibagi menjadi beberapa kelompok kerja. Dengan pendampingan guru, mereka memastikan bahan makanan yang digunakan dalam kondisi segar dan proses pengolahan dilakukan sesuai standar kebersihan. 

Takjil yang telah disiapkan kemudian dikemas secara higienis sebelum dibagikan di tiga titik berbeda di sekitar lingkungan sekolah.

Kepala Sekolah SMP Itikurih Hibarna, Aman Supratman, mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman konsep sekaligus membangun karakter peserta didik.

“Kami ingin pembelajaran tidak berhenti pada teori. Anak-anak harus merasakan langsung bagaimana ilmu yang dipelajari bisa diterapkan dan bermanfaat bagi masyarakat. 

Selain memahami sistem pencernaan, mereka juga belajar tentang pentingnya pola makan sehat dan nilai kepedulian,” ungkapnya.