JABARKINI.ID – Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, manajemen RSUD Cicalengka menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang religius dan berorientasi pada pelayanan publik. Komitmen itu ditandai dengan digelarnya kegiatan Tarhib Ramadhan yang melibatkan seluruh pegawai rumah sakit, Selasa (10/02/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid RSUD Cicalengka tersebut menjadi ruang penguatan spiritual sekaligus konsolidasi internal. Tidak hanya diikuti tenaga medis dan paramedis, jajaran manajemen pun hadir menyatu dalam suasana kebersamaan.
Ramadhan dipandang bukan sekadar momentum ibadah personal, melainkan juga kesempatan memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam tausiyah yang disampaikan, pegawai diingatkan bahwa profesi tenaga kesehatan memiliki dimensi kemanusiaan yang sangat kuat, sehingga nilai empati dan kesabaran harus menjadi karakter utama.
Direktur RSUD Cicalengka, Mulja Munadjat, menegaskan bahwa pelayanan publik tidak boleh mengalami penurunan kualitas selama bulan puasa.
“Ramadhan harus menjadi penguat moral dan integritas kita. Tantangan pelayanan tetap ada, bahkan bisa lebih berat. Karena itu, saya tekankan agar seluruh pegawai tetap disiplin, profesional, dan menjaga standar pelayanan,” ujarnya.
Ia menambahkan, rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kepercayaan masyarakat.
“Kepercayaan publik dibangun dari konsistensi. Kita ingin masyarakat merasakan bahwa pelayanan di RSUD Cicalengka tetap prima, tetap ramah, dan tetap cepat, meskipun dalam suasana ibadah puasa,” tegasnya.
Tarhib Ramadhan ini juga menjadi sarana mempererat soliditas internal. Dalam suasana penuh kekhusyukan, para pegawai mengikuti doa bersama dengan harapan diberi kesehatan dan kekuatan menjalani ibadah sekaligus menjalankan tugas pelayanan.
