JABARKINI.ID - Aspem Kabupaten Bandung baru-baru ini menyerahkan hasil kajian mengenai Kabupaten Bandung Timur (KBT) kepada Ketua Paguyuban Masyarakat Bandung Timur (PMBT) , Atep Somantri di dampingi Sekjen PMBT Asep Juarsa. Penyerahan ini dilakukan pada Selasa, 23 September 2025, dan bertujuan untuk mengoptimalkan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Pemekaran wilayah menjadi salah satu solusi yang diusulkan dalam kajian ini. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan Permendagri Nomor 11 yang mengatur tentang pemerintahan daerah. Dengan adanya pemekaran, diharapkan pengelolaan dan pengawasan terhadap daerah hasil pemekaran dapat dilakukan dengan lebih efektif.
Dalam kajian tersebut, Aspem Kabupaten Bandung menekankan pentingnya pemekaran untuk meningkatkan pelayanan publik. Dengan terbentuknya Kabupaten Bandung Timur, diharapkan masyarakat akan lebih mudah mengakses berbagai layanan yang dibutuhkan.
Asep Juarsa, selaku Sekjen Paguyuban Masyarakat Bandung Timur (PMBT) , menyambut baik hasil kajian yang disampaikan oleh Aspem. Ia menyatakan bahwa pemekaran wilayah merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Kami akan segera menindaklanjuti hasil kajian ini dan melakukan diskusi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait," ujarnya.
Proses pemekaran wilayah bukanlah hal yang mudah. Diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat setempat. Oleh karena itu, sosialisasi mengenai manfaat pemekaran perlu dilakukan agar masyarakat memahami pentingnya langkah ini.
Dalam kajian tersebut, Aspem juga mengidentifikasi potensi sumber daya yang ada di Kabupaten Bandung Timur. Potensi ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan perekonomian daerah.
Selain itu, kajian ini juga mencakup analisis mengenai infrastruktur yang ada. Infrastruktur yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Pengawasan terhadap daerah hasil pemekaran juga menjadi fokus utama dalam kajian ini. Aspem menekankan perlunya mekanisme pengawasan yang baik agar pemekaran dapat berjalan sesuai dengan rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Asep Juarsa juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses pemekaran ini. "Kami butuh masukan dan dukungan dari masyarakat agar pemekaran ini dapat berjalan dengan baik," tambahnya.
